PEPS-C:Producer Enterprises Promotion Services Center

INFORMASI DASAR tentang daerah proyek



Lokasi geografis

Luas daerah proyek meliputi ke lima distrik administratif dari UWR (Wilayah Ghana Utara) Yaitu: Wa, Nadowli, Jirapa?Lambussie, Lawra dan Tumu. Meliputi juga daerah Bole dan Damongo yang bertetangga . UWR terletak di bagian Baratlaut negeri Ghana dan berbatasan dengan negeri Burkina Faso.Luasnya kira-kira 18.480 km persegi, atau 8 % dari seluruh luas tanah Ghana.



 

Perusahaan kayu Santo John

 

 

 

 

 

 

Perusahaan pembangunan Nandom

 

 

 

 

 

 

Perusahaan las dan konstruksi Piena

 

 

 

 

 

 

Perusahaan las Tumu

 

 

 

 

 

 

Rencana bisnis 2004-2008: Mempersiapkan masa depan...

 

Penduduk

Jumlah penduduk UWR diperkirakan sekitar 550.000 jiwa; 10% persen dari penduduk tinggal dalam kota. Pada umumnya keluarga-keluarga yang tinggal dalam suatu ‘compound’ sungguh besar, kira-kira 15-16 anggotanya. Kepadatan penduduk di daerah Lawra 95 orang per km2, di wilayah Jipara/Lambussie 60 orang km2. Dua daerah itu terletak di sudut regio baratlaut. Dalam wilayah Wa dan Nadowli kepadatan penduduk kira-kira 30 orang per km2, di daerah Tumu jumlah penduduk agak langka, hanya kira-kira 10 orang per km2 . Di pinggir jalan-jalan raya yang menghubungkan Wa/Nadowli/Lawra/Nandom/Hamile jumlah penduduk lebih padat.

Tingkat kemiskinan

Provinsi UWR termasuk salah satu daerah yang paling miskin dan yang paling terbelakang; pelayanan dan fasilitas sosial dan finansial sangat kurang. Meskipun Laporan Survey tahun 1999 menunjukkan suatu kemajuan kecil dibandingkan keadaan dari periode 1992-1998, namum Regio itu tetap daerah kemiskinan nomor dua dari negeriGhana. Tingkat kemiskinan yang tinggi ditambah kepadatan penduduk yang langka membuat regio ini salah satu daerah yang daya belinya sangat rendah ; lagi permintaan untuk service dan bahan produksi industri masih sangat rendah.

Ciri-ciri umum dari perusahaan-perusahaan rural (pedalaman) di UWR

Perusahaan-perusahaan pedesaan yang tradisional biasanya berukuran kecil , strukturnya informal, modalnya sedikit, fleksebilitasnya tinggi, tuntutan pendidikannya rendah , sangat padat kerja, dan keberhasilannya tergantung kelihaian bisnis si pemiliknya. Nasib perusahaan-perusahaan macam itu ditentukan oleh ada-tidaknya ketrampilan tehnis, adanya kaum buruh yang trampil, dan tersedianya bahan mentah dalam lokasi.. Perusahaan macam itu biasanya bersifat industri rumah, kaum buruhnya berasal dari desa itu sendiri, dan hasil produksi memenuhi kebutuhan penduduk daerah itu . Produk-produk yang dihasilkan oleh tukang-tukang batu/besi,kayu dsb , misalnya alat-alat dan fasilitas bangunan, semua itu melayani kebutuhan daerah itu. Usaha-usaha tradisional lainnya yang dilakukan ialah : menenun, membuat bejana dari tanahliat, menjahit, membuat barang dari kulit, membikin tasbih dari kaca, dll.dll.

Bidang pertanian dan bidang industri pedesaan saling berkaitan, yang satu tergantung yang lain. Itu berarti bahwa perkembangan dinamis dari produksi pertanian akan merupakan unsur penting dalam meningkatkan permintaan untuk barang dan service dari perusahaan-perusahaan rural. Perusahaan-perusahaan itu akan membuat alat-alat untuk petani dan untuk industri pengolahan bahan makanan. Keuntungan dari si petani bisa dipakai untuk memperbaiki perumahan mereka dan fasilitas lainnya. Dan dengan demikian diciptakan lapangan pekerjaan baru untuk industri pembangunan. Namum situasi dewasa ini kurang menguntungkan: penghasilan pertanian tetap rendah, penyediaan bahan makanan di kebanyakan rumahtangga kurang, tidak mencukupi. Akibatnya banyak kaum lelaki dan pemuda mencari pekerjaan musiman di luar daerahnya sendiri, di bagian selatan negeri Ghana; ada pula yang tidak pernah pulang lagi ke daerah asalnya. Atau, apabila mereka kembali , uang yang dibawanya biasanya kurang cukup untuk menyelesaikan masalah-masalahnya di rumah. Kalau sekiranya penghasilan pertanian dapat ditingkatkan , itu pasti akan membawa manfaat untuk perusahaan-perusahaan kecil, dan dengan demikian akan mengurangi arus transmigrasi tenaga kerja yang ahli.

Kesempatan kerja untuk kaum muda di daerah UWR

Kecuali bidang pertanian, hampir tidak ada lapangan kerja lainnya untuk kaum muda di UWR. Namum, diperkirakan bahwa salah satu jalan keluar dari situasi itu adalah penciptaan suatu ‘lingkungan ‘ di mana kaum muda akan dibantu untuk mendirikan perusahaan/ pertukangan sendiri, betapa sederhana pun. Sampai sekarang, kebanyakan tamatan dari sekolah tehnik yang mau memulai bisnisnya sendiri, kekurangan modal atau tidak memiliki jaminan untuk mendapat pinjaman dari bank. Padahal itu syarat mutlak untuk dapat maju dalam bidang perdagangan dan insdutri kecil. Mereka membutuhkan fasilitas kredit yang sesuai kebutuhan dan keadaan kongkrit mereka. Dibutuhkan pula ketrampilan management dan skills lainnya supaya si calon pengusaha dapat memanfaatkan kemungkinan-kemungkinan yang ditawarkan oleh sektor formal, dan memperdayakan mereka supaya bertahan ditengah saingan pasaran.

Justru dalam hal-hal seperti itu PEPS-C menyediakan tempat dan sarana untuk mendapat modal ‘start-up’ bagi pengusaha-penguasaha kecil supaya mereka mampu memenuhi kebutuhan daerah UWR di bidang perkembangan sosio-ekonomis.